Please use this identifier to cite or link to this item: http://localhost:8080/jspui/handle/123456789/846
Title: LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN DI PT KHARISMA PRINTEX
Authors: Anggi, Nur Iman
Issue Date: 2016
Abstract: PT Kharisma Printex merupakan perusahaan tekstil dengan bentuk badan hukum Perseroan Terbatas. Perusahaan ini berlokasi di Jalan Holis No.461, Kelurahan Margahayu Utara, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung 40224, Provinsi Jawa Barat di atas lahan seluas 5.350 m 2 dan luas bangunan seluas 4.010,54 m2 . Perusahaan berstatus Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN). Struktur organisasi perusahaan berbentuk garis dan staf dengan kekuasaan tertinggi dipegang oleh Dewan Komisaris. Jumlah karyawan hingga April 2016 adalah 149 orang, berdasarkan latar belakang pendidikan lulusan Perguruan Tinggi sebanyak 50 orang dengan presentase 33%, SMA sebanyak 86 orang dengan presentase 58% dan SMP sebanyak 13 orang dengan presentase 9%. Kegiatan produksi yang dilakukan PT Kharisma Printex adalah memproses kain melalui beberapa proses yaitu persiapan kain, persiapan penyempurnaan, pencapan dan penyempurnaan dengan menggunakan mesin-mesin produksi seperti mesin jet dyeing devrekha, stenter muzzi, stenter bruckner, loop steamer, mesin engraver, mesin rotary printing stork dan mesin inspeksi altindo. Jumlah produksi rata-rata yang dihasilkan dari bulan Februari 2016 sampai dengan bulan April 2016 adalah ± 80 ton/bulan. Produksi yang dilakukan hanya untuk memenuhi pasar dalam negeri, mencakup kota-kota besar sentra tekstil di Pulau Jawa. Sarana penunjang produksi yang dimiliki terdiri dari laboratorium pencapan, sumber tenaga listrik dari PLN sebesar 555 kVa dan tiga unit generator set dengan kapasitas sebesar 750 kVa, steam boiler kapasitas 4,2 Ton Kal, oil boiler kapasitas 1,5 Ton Kal dan 2,3 Ton Kal, pergudangan, instalasi pengolahan air proses yang bersumber dari dua sumur artesis dengan kapasitas penggunaan 65 m3 /hari, dan instalasi pengolahan air limbah. Pengolahan air limbah dilakukan secara fisika, kimia dan sudah memenuhi syarat baku mutu limbah cair menurut SK Gubernur Jawa Barat No.6 Tahun 1999. Pada tinjauan khusus dibahas mengenai upaya meminimalisir cacat blobor pada motif hasil pencapan. Adanya cacat produksi pada hasil pencapan yang disebabkan kekentalan pasta cap dan ukuran roll/blade yang tidak sesuai sehingga menyebabkan motif hasil pencapan menjadi blobor serta waktu produksi menjadi lebih lama. Untuk mengatasi terjadinya blobor maka dilakukan berbagai proses perbaikan pada standar kekentalan pasta cap yang digunakan dan alat yang digunakan.
URI: http://localhost:8080/jspui/handle/123456789/846
Appears in Collections:Kimia Tekstil

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
BAB I.pdf1.71 MBAdobe PDFView/Open
BAB II.pdf1.74 MBAdobe PDFView/Open
BAB III.pdf1.71 MBAdobe PDFView/Open
Cover.pdf1.63 MBAdobe PDFView/Open
Daftar Isi.pdf1.71 MBAdobe PDFView/Open
Daftar Pustaka.pdf1.71 MBAdobe PDFView/Open
Lembar Pengesahan.pdf1.71 MBAdobe PDFView/Open
Ringkasan.pdf1.71 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.