Please use this identifier to cite or link to this item: http://localhost:8080/jspui/handle/123456789/21
Title: SUATU PENGAMATAN PENYEBAB TERJADINYA CACAT KAIN PAKAN TAK SAMPAI PADA CORAK T-244-04 DAN CARA PENANGGULANGANYA PADA MESIN RAPIER ISHIKAWA BEATMAX ISL 2000.
Authors: Asep, Nugraha
Issue Date: 2014
Abstract: Dalam industri tekstil, kualitas dan kuantitas selalu menjadi perhatian setiap pengusaha mengingat persaingan usaha yang begitu ketat. Segala upaya dilakukan terutama dalam proses produksi yang merupakan bagian penting dalam sebuah perusahaan. Pada industri pertenunan yang mempengaruhi kuantitas kain adalah efisiensi. Pada dasar Cacat kain pakan tak sampai, yaitu tidak sampainya benang pakan yang diluncurkan oleh rapier penyuap ke daerah rapier pembawa atau benang pakan tidak sampai ke ujung kain sehingga akan menyebabkan terjadinya cacat kearah lebar kain yaitu adanya benang pakan kosong sebagian ataupun selebar kain. Pakan tak sampai akan berpengaruh besar terhadap kualitas kain yang dihasilkan, namun tidak berpengaruh secara langsung terhadap kuantitas / efisiensi produksi. Dari hasil pengamatan pada mesin tenun rapier merek ISHIKAWA BeatMax isl 2000 penyebab pakan tak sampai disebabkan, oleh beberapa faktor antara lain adalah: a. Benang Pakan Lepas dari Mulut Rapier Kepala rapier merupakan bagian yang paling utama dari peralatan penyisipan benang pakan, karena itu kepala rapier harus dalam kondisi sebaik mungkin. Cacat kain pakan tak sampai juga dapat disebabkan oleh kepala rapier itu sendiri. b. Kecepatan Penggulungan dan besar tegangan pada Feeder Pada proses pertenunan dengan menggunakan mesin tenun tanpa teropong ( Shuttleless loom ) terdapat peralatan yang membantu menggulung benang pakan sebelum dilakukan penyisipan benang pakan kedalam mulut lusi yang disebut feeder. c. Penempatan Opener Rapier Opener rapier adalah salah satu bagian dari peralatan peluncuran benang pakan pada mesin tenun rapier. Opener rapier berfungsi untuk menekan opener catch hingga benang pakan yang dibawa terlepas dari rapier pembawa. Kualitas produksi yang didapat setelah dilakukannya penanggulangan lusi putus pada kain corak T-244-04 pada mesin tenun Ishikawa beatmax isl 2000 adalah sebesar 90% yang berarti kualitas mengalami kenaikan sebesar 40 %. Dengan demikian kualitas hasil produksi telah memenuhi standar yang diberikan oleh PT SIPATEX yaitu lebih dari 85%.
URI: http://localhost:8080/jspui/handle/123456789/21
Appears in Collections:Teknik Tekstil

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
BAB I.pdf189.43 kBAdobe PDFView/Open
BAB II.pdf286.81 kBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.