Please use this identifier to cite or link to this item: http://localhost:8080/jspui/handle/123456789/546
Title: LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN Di PT INSANDANG INTERNUSA
Authors: Ari, Triani
Issue Date: 2014
Abstract: PT Insansandang Internusa adalah perusahaan tekstil yang didirikan pada tanggal 20 Juni 1988, dan termasuk perusahaan penanaman modal dalam negeri ( PMDN ) dengan modal berasal dari Direkturnya sendiri. Perusahaan ini berlokasi di Jalan Raya Rancaekek Km 22,5, Desa Cintamulya, Kecamatan Cikeruh, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. PT Insansandang Internusa dibangun di area tanah seluas 78.779 m 2 dengan luas bangunan 42.746,25 m 2 . Struktur organisasi perusahaan berbentuk garis dengan kekuasaan tertinggi dipegang oleh Presiden Direktur. PT Insansandang Internusa hingga April 2014 memperkerjakan 529 karyawan dengan persentase komposisi pegawai berdasarkan tingkat pendidikan sebagai berikut: SD 8,32 %; SMP 21,17 %; SMA 62,76 %; Diploma 4,35 %; dan Sarjana 3,4 %. Jumlah produksi yang dihasilkan adalah 1.200.000 meter/bulan berupa kain kapas, poliester, poliester-kapas ( 65 %-35 % ) , poliester-rayon ( 65 %-35 % ) . Kain-kain tersebut dipasarkan 60 % di dalam negeri dan 40 % ke luar negeri dengan negara tujuan seperti Uni Emirat Arab, Siprus, Yordania, Kanada, Mesir, Turki, Hongaria, dan Bulgaria. PT Insansandang Internusa mempunyai sarana produksi yang berupa mesin-mesin produksi, seperti mesin stenter, jet dyeing, merserizing, perble range, pad steamer range, sanforize, dan lainnya. PT Insansandang Internusa dibantu dengan sarana penunjang produksi meliputi tenaga listrik yang diperoleh dari Perusahaan Listrik Negara ( PLN ) dengan daya sebesar 3645 kVA, dan dua unit generator dengan kapasitas masing-masing 500 kVA, pendingin udara, tenaga uap yang diperoleh dari satu buah ketel uap dengan total uap yang dihasilkan 12 ton/jam. Kebutuhan air proses diperoleh dari lima sumur artesis dengan kapasitas pemompaan air secara keseluruhan adalah 385 m 3 /jam. Sarana penunjang lainnya berupa laboratorium, pergudangan, dan instalasi pengolahan air limbah yang telah memenuhi persyaratan baku mutu limbah industri tekstil sesuai SK Gubernur No.6 tahun 1999. Pada tinjauan khusus dibahas mengenai analisa cacat listing pada hasil pencelupan kain poliester-rayon ( 65 %-35 % ) dengan metode pad-dry-thermofix. Cacat ini disebabkan oleh tekanan rol padder tidak sama, dan bahan baku yang berasal dari proses persiapan penyempurnaan. Penanggulangannya antara lain dengan cara melakukan kalibrasi rol padder secara berkala, dan pengecekan daya serap kain sebelum dilakukan proses pencelupan, sehingga terjadinya cacat listing dapat diminimalisir.
URI: http://localhost:8080/jspui/handle/123456789/546
Appears in Collections:Kimia Tekstil

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
BAB I.pdf149.25 kBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.