Please use this identifier to cite or link to this item:
http://localhost:8080/jspui/handle/123456789/1727| Title: | PERBEDAAN UKURAN PARTIKEL DAN KONSENTRASI RESIN POLYSILOXANE PADA PROSES PENYEMPURNAAN PELEMAS KAIN RAJUT KAPAS COMBED SJ 402 30S |
| Authors: | Cindy, Marcelina |
| Issue Date: | 2021 |
| Abstract: | Proses penyempurnaan pelemas pada kain rajut kapas combed untuk pakaian olah raga di PT Sri Rejeki Isman Tbk. terjadi ketidaksesuaian pada hasil prosesnya terhadap standar mutu perusahaan yang berdampak pada perlunya dilakukan proses perbaikan. Proses perbaikan yang dilakukan yaitu dengan mengulangi proses penyempurnaan pelemas dan perusahaan sedang melakukan percobaan terhadap perbandingan penggunaan resin yang berbeda ukuran partikel dan konsentrasinya terhadap proses penyempurnaan pelemas pada kain rajut kapas combed. Penelitian dilakukan untuk mendapatkan kondisi optimum pada proses penyempurnaan pelemas dengan perbandingan penggunaan resin yang berbeda ukuran partikel dan konsentrasi resin dengan teknik polimerisasi flash curing pada temperatur 160 oC selama 2 menit pada kain rajut kapas combed sehingga didapatkan kesesuaian hasil proses terhadap standar mutu perusahaan. Percobaan pendahuluan dilakukan menggunakan resin dengan variasi ukuran partikel yaitu microemulsion, nanoemulsion, campuran microemulsion dengan nanoemulsion dan campuran nanoemulsion dengan nanoemulsi pada konsentrasi resin 5g/l, 15g/l, 30g/l dan 60g/l dan dievaluasi pegangan kain secara visual dengan nilai optimum pada konsentrasi 15 g/l dan 30 g/l. Penelitian lanjut dilakukan dengan memvariasikan konsentrasi resin 15g/l, 30g/l, 50g/l dan 75g/l. Pengujian dilakukan evaluasi terhadap kelangsaian kain, pegangan kain secara visual, daya serap kain, beda warna kain, ketebalan kain dan daya tembus udara kain. Berdasarkan perhitungan statistika didapatkan bahwa adanya pengaruh terhadap ukuran partikel dan konsentrasi resin terhadap nilai kelangsaian kain, daya serap kain dan daya tembus udara kain. Untuk nilai ketebalan kain didapatkan hasil bahwa ada pengaruh dari konsentrasi resin dan tidak ada pengaruh dari ukuran partikel. Ukuran partikel yang berbeda sesuai pegangan kain secara visual didapatkan hasil bahwa resin dengan jenis microemulsion memberikan efek lembut, resin dengan jenis nanoemulsion memberikan efek tebal, campuran resin dengan jenis microemulsion + nanoemulsion memberikan efek licin dan basah (wet look), campuran resin dengan jenis nanoemulsion + nanoemulsion memberikan efek lembut, licin dan tebal. Kondisi optimum diperoleh pada konsentrasi resin 50 g/l dengan nilai kelangsaian kain tampak muka 0,3 %, nilai kelangsaian kain tampak belakang 0,28 %. Nilai daya serap kain 0,25 detik. Nilai beda warna kain 0,67. Nilai ketebalan kain 0,46 mm dan nilai daya tembus udara 64,5 cm3/cm2/detik. |
| URI: | http://localhost:8080/jspui/handle/123456789/1727 |
| Appears in Collections: | Kimia Tekstil |
Files in This Item:
| File | Description | Size | Format | |
|---|---|---|---|---|
| BAB I.pdf | 2 MB | Adobe PDF | View/Open | |
| Daftar Isi.pdf | 1.99 MB | Adobe PDF | View/Open | |
| Daftar Pustaka.pdf | 2 MB | Adobe PDF | View/Open | |
| Intisari.pdf | 2 MB | Adobe PDF | View/Open | |
| Lampiran.pdf | 2.01 MB | Adobe PDF | View/Open |
Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.