Please use this identifier to cite or link to this item:
http://localhost:8080/jspui/handle/123456789/1720Full metadata record
| DC Field | Value | Language |
|---|---|---|
| dc.contributor.author | Adzkia, Nurqodi Al Hamed | - |
| dc.date.accessioned | 2025-12-19T02:41:40Z | - |
| dc.date.available | 2025-12-19T02:41:40Z | - |
| dc.date.issued | 2021 | - |
| dc.identifier.uri | http://localhost:8080/jspui/handle/123456789/1720 | - |
| dc.description.abstract | Proses pencelupan kain kapas dengan zat warna reaktif pada umumnya menggunakan metode Cold-Pad-Batch. Penggunaan metode tersebut relatif memakan banyak waktu dalam satu proses pencelupan. Untuk mengatasi masalah tersebut, alternatif lain dengan menggunakan metode Hot-Pad-Batch. Metode Hot-Pad-Batch memiliki pengunaan energi yang lebih tinggi dibandingkan dengan metode Cold-Pad-Batch yang penggunaan energi lebih rendah, tetapi penggunaan Metode Hot-Pad-Batch dapat mengurangi penggunaan waktu dalam satu proses pencelupan. Pada proses pencelupan kapas dengan zat warna reaktif, penggunaan suhu dan waktu pada proses fiksasi sangat penting dalam proses pencelupan zat warna reaktif karena akan mempengaruhi kereaktifan zat warna. Semakin tinggi suhu dan waktu pada proses fiksasi maka akan meningkatkan laju reaksi antara zat warna dengan serat. Meningkatnya laju reaksi zat warna reaktif dengan serat akan menyebabkan jumlah zat warna yang berikatan kovalen dengan serat semakin banyak. Untuk itu perlu dilakukan penelitian mengenai penggunaan waktu fiksasi dan metode pencelupan yang digunakan, agar mengetahui penggunaan optimum sehingga didapatkan waktu fiksasi dan metode yang baik. Pada penelitian ini digunakan kain kapas 100% dan zat warna reaktif dengan memvariasikan waktu fiksasi sebesar 10; 20; 30; 40; 50; 60 menit pada suhu 80°C untuk metode Hot-Pad-Batch dan waktu fiksasi 4; 8; 12; 16; 20; 24 jam pada suhu kamar untuk metode Cold-Pad-Batch. Pencelupan yang digunakan dalam penelitian ini yakni metode kontiyu. Setelah pencelupan selanjutnya kain diproses penetralan, pencucian, dikeringkan, dan dilakukan pengujian ketuaan warna (K/S), kerataan warna, ketahanan luntur warna terhadap pencucian dan ketahanan luntur warna terhadap gosokan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa penggunaan variasi waktu fiksasi pada metode Hot-Pad-Batch dan Cold-Pad-Batch berpengaruh terhadap nilai ketuaan warna yaitu dengan meningkatnya nilai K/S, karena semakin tinggi suhu pada proses batching maka akan semakin banyak pula zat warna yang dapat terfiksasi ke dalam serat. Hal ini juga dapat mempengaruhi kerataan warna, yang mengakibatkan resiko ketidakrataan makin besar. Hasil pengujian ketahanan luntur warna terhadap pencucian pada kain multifiber menunjukkan nilai 4/5 yang artinya baik. Pada pengujian ketahanan luntur warna terhadap gosokan menggunakan kain kapas, didapatkan nilai 5 untuk gosokan kering dan nilai 4/5 untuk gosokan basah. Berdasarkan data pengamatan, variasi waktu dan metode yang paling optimum adalah metode Hot-Pad-Batch 30 menit dengan hasil nilai rangking sebesar 6000. Nilai yang dihasilkan untuk ketuaan warna (K/S) sebesar 7,20, nilai kerataan warna dengan standar deviasi sebesar 0,10. Nilai pengujian ketahanan luntur warna terhadap pencucian sebesar 4/5 untuk penodaan serta nilai 4 untuk perubahan warna. Nilai pengujian ketahanan luntur warna terhadap gosokan kering sebesar 5 serta gosokan basah sebesar 4/5. | en_US |
| dc.language.iso | other | en_US |
| dc.title | PERBANDINGAN OPTIMASI WAKTU FIKSASI METODE COLD-PAD-BATCH DAN METODE HOT-PAD-BATCH PADA PENCELUPAN KAIN KAPAS DENGAN ZAT WARNA REAKTIF | en_US |
| dc.type | Other | en_US |
| Appears in Collections: | Kimia Tekstil | |
Files in This Item:
| File | Description | Size | Format | |
|---|---|---|---|---|
| BAB I.pdf | 1.51 MB | Adobe PDF | View/Open | |
| Daftar Isi.pdf | 1.51 MB | Adobe PDF | View/Open | |
| Daftar Pustaka.pdf | 1.51 MB | Adobe PDF | View/Open | |
| Intisari.pdf | 1.51 MB | Adobe PDF | View/Open | |
| Lampiran.pdf | 1.52 MB | Adobe PDF | View/Open |
Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.