Please use this identifier to cite or link to this item:
http://localhost:8080/jspui/handle/123456789/1718Full metadata record
| DC Field | Value | Language |
|---|---|---|
| dc.contributor.author | Alvidita, Kusumawardani | - |
| dc.date.accessioned | 2025-12-19T02:34:18Z | - |
| dc.date.available | 2025-12-19T02:34:18Z | - |
| dc.date.issued | 2021 | - |
| dc.identifier.uri | http://localhost:8080/jspui/handle/123456789/1718 | - |
| dc.description.abstract | Kapas adalah salah satu bahan baku yang digunakan di industri tekstil. Kapas yang sudah berbentuk kain akan melalui proses basah tekstil, salah satunya ialah proses pengelantangan. Bahan kimia yang digunakan untuk proses pengelantangan dapat berbeda tergantung jenis seratnya. Oksidator yang paling sering digunakan untuk serat selulosa adalah H2O2, NaClO dan NaClO2. Pada pengelantangan kain kapas menggunakan hidrogen peroksida membutuhkan kondisi tertentu seperti pH alkali tinggi, suhu tinggi dan beberapa zat pembantu. Pengelantangan pada kain kapas menggunakan hidrogen peroksida dengan konsumsi air yang tinggi dapat mengakibatkan pencemaran air limbah dalam jumlah besar. Ozon adalah oksidator kuat yang mampu berpartisipasi dalam banyak reaksi kimia dengan zat anorganik dan organik, memiliki daya mengoksidasi terkuat kedua setelah fluor dan dapat dengan mudah memecah bahan yang tidak dapat diuraikan dengan oksidator konvensional. Penerapan ozon dalam proses pengelantangan telah dipelajari oleh banyak penulis dan telah terbukti menjadi teknologi yang efisien untuk berbagai jenis serat tekstil. Untuk mendapatkan hasil yang optimum pada proses pengelantangan kain kapas menggunakan ozon dalam air sebagai zat pengelantang maka perlu dilakukan percobaan dengan memvariasikan laju massa loading ozon (10 gram/jam, 30 gram/jam, 50 gram/jam) dan waktu pengelantangan (30 menit, 45 menit, 60 menit). Proses pengelantangan dilakukan pada suhu kamar dan kondisi pH netral. Kain hasil proses pengelantangan menggunakan ozon dalam air dibandingkan dengan kain hasil proses pengelantangan menggunakan H2O2. Pengujian yang dilakukan terhadap hasil percobaan meliputi derajat putih, daya serap, kekuatan tarik dan mulur kain. Hasil pengujian menunjukkan bahwa ozon dalam air memiliki pengaruh terhadap proses pengelantangan kain kapas. Nilai optimum berada pada variasi kain dengan laju massa loading ozon 50 gram/jam dan waktu pengelantangan 30 menit, memiliki nilai derajat putih 34,29, kecepatan daya serap 9,3 detik, kekuatan tarik arah lusi 290,43 N, kekuatan mulur arah lusi 61,18%, kekuatan tarik arah pakan 172,42 N dan kekuatan mulur arah pakan 17,72%. | en_US |
| dc.language.iso | other | en_US |
| dc.title | PENGARUH LAJU MASSA LOADING OZON DAN WAKTU PROSES PENGELANTANGAN KAIN KAPAS MENGGUNAKAN OZON DALAM AIR SEBAGAI ZAT PENGELANTANG YANG RAMAH LINGKUNGAN | en_US |
| dc.type | Other | en_US |
| Appears in Collections: | Kimia Tekstil | |
Files in This Item:
| File | Description | Size | Format | |
|---|---|---|---|---|
| BAB I.pdf | 1.22 MB | Adobe PDF | View/Open | |
| Daftar Isi.pdf | 1.22 MB | Adobe PDF | View/Open | |
| Daftar Pustaka.pdf | 1.22 MB | Adobe PDF | View/Open | |
| Intisari.pdf | 1.22 MB | Adobe PDF | View/Open | |
| Lampiran.pdf | 1.23 MB | Adobe PDF | View/Open |
Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.